Kekuasaan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Prancis semakin tak terbendung dalam beberapa musim terakhir. Klub berjuluk Les Parisiens ini terus menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar juara secara beruntun dan mendominasi klasemen liga. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat dan pelaku sepak bola Prancis bahwa persaingan di Ligue 1 menjadi tidak seimbang, mengurangi daya tarik kompetisi domestik.
Sebagai respon terhadap kondisi tersebut, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan otoritas liga sedang mempertimbangkan penerapan format final four dalam kompetisi domestik, terutama dalam ajang Piala Prancis dan Piala Liga. Konsep ini bertujuan untuk menambah ketegangan dan menarik perhatian penonton dengan menghadirkan fase knockout yang lebih menarik, sekaligus menyeimbangkan kekuatan tim-tim papan atas yang selama ini didominasi PSG.
Ide ini muncul dari keprihatinan bahwa dominasi PSG dapat membuat kompetisi menjadi kurang kompetitif dan menurunkan antusiasme penonton serta sponsor. Dengan menerapkan format final four, diharapkan akan tercipta persaingan lebih sengit dan peluang lebih besar bagi tim lain untuk bersaing memperebutkan gelar.
Selain itu, rencana ini juga dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Ligue 1 secara global. Format final four diyakini mampu meningkatkan kualitas pertandingan dan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton, serta membuka peluang bagi klub-klub lain untuk meraih kejayaan.
Meskipun masih dalam tahap diskusi dan evaluasi, langkah ini menunjukkan komitmen Ligue 1 untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan meningkatkan daya saing di tengah dominasi PSG. Pelaksanaan format final four diharapkan dapat memperkaya dinamika sepak bola Prancis dan memberikan warna baru dalam persaingan antarklub.









